скачать gta san andreas торрент

1.10 Pelayanan Darah35

(Pasal 86)

(1)  Pelayanan darah merupakan upaya pelayanan kesehatan yang memanfaatkan darah manusia sebagai bahan dasar dengan tujuan kemanusiaan.

(2) Penyelenggaraan donor darah dan pengolahan darah dilakukan oleh Unit Transfusi Darah.

(3) Pelayanan transfusi darah meliputi perencanaan, pengerahan donor, penyediaan, pendistribusian darah dan tindakan medis pemberian darah kepada pasien untuk tujuan penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan.

(4) Unit Transfusi Darah dapat diselenggarakan oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah, dan Pemerintah Kabupaten/Kota, dan/atau organisasi sosial yang tugas pokok dan fungsinya di bidang kepalangmerahan.

(5) Pemerintah, Pemerintah Daerah dan Pemerintah Kabupaten/Kota bertanggung jawab atas pelaksanaan pelayanan darah yang aman, mudah diakses, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

(6) Pemerintah, Pemerintah Daerah, dan Pemerintah Kabupaten/Kota menjamin pembiayaan dalam penyelenggaraan pelayanan darah.

(7) Darah dilarang diperjualbelikan dengan dalih apapun.

(8) Pengamanan transfusi darah harus dilakukan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan pendonor darah, penerima darah, dan tenaga kesehatan dari penularan penyakit melalui transfusi darah.

(9) Dinas bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia menyusun petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis bagi Unit Transfusi Darah dalam melakukan penapisan darah terhadap penyakit tertentu yang membahayakan, dan pelaporannya.

(10) Setiap Rumah Sakit secara bertahap harus memiliki Unit Transfusi Darah yang melaksanakan tindakan medis pemberian darah kepada pasien untuk tujuan penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan.

(11) Standar dan persyaratan pengelolaan darah untuk pelayanan transfusi darah sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Header

Logo MPK