скачать gta san andreas торрент

Reportase Pertemuan

Persiapan Uji Coba Perencanaan dan Penganggaran

Kegiatan Kesehatan Ibu Dan KB Berbasis Hak Terintegrasi

Kabupaten Lahat, 31 Januari 2018

 

Program Keluarga Berencana (KB) di Indonesia telah berhasil dilaksanakan dan telah berevolusi dari tahun ke tahun, tetapi pasca desentralisasi membuat kinerja program KB melemah sehingga perlu inovasi pada kebijakan atau program. Beberapa inovasi dapat dilakukan yaitu melalui pendekatan sistem kesehatan yang lebih berfokus pada kesehatan ibu, adanya komitmen pemerintah dalam mendukung inisiatif global Family Planning 2020, yaitu untuk menjamin hak perempuan agar dapat mengatur kehamilan dan jumlah anak yang diinginkannya serta adanya tindak lanjut dan operasionalisasi dokumen strategi. Kualitas perencanaan dan penganggaran khususnya untuk program kesehatan ibu dan keluarga berencana perlu menjadi perhatian, terutama di tingkat perifer.

Pencapaian inovasi tersebut diupayakan melalui suatu bentuk modelling perencanaan dan penganggaran program Kesehatan Ibu dan  KB yang berbasis hak terintegrasi. Kegiatan ini merupakan kerjasama antara UNFPA, Bappenas, PKMK UGM, dan 3 kabupaten terpilih yaitu kabupaten Aceh Barat, kabupaten Lahat dan kabupaten Malang. Tujuannya yaitu :

  1. Memicu upaya bersama antara BKKBN, Kemenkes, LSM, swasta dan pihak lainnya untuk mencapai akses universal ke pelayanan KB  berkualitas yang mempertimbangkan kebutuhan individu yang berbeda dalam mencapai tujuan reproduksinya.
  2. Berkontribusi dalam upaya untuk menurunkan AKI, mengendalikan pertumbuhan penduduk dan menurunkan unmet need dengan menghilangkan kendala akses, meningkatkan kualitas pelayanan dan menyediakan metode kontrasepsi modern yang digunakan secara sukarela.
  3. Merupakan operasionalisasi dari pendekatan perencanaan nasional (HITS) dan penjabaran RPJMN 2015-2019.
  4. Secara substansi menjadi acuan untuk penyusunan RPJMN 2020 – 2024

 persiapan-lahat

Foto 1. Pembukaan oleh Dr.dr. Dwi Handono.,M.Kes

Pertemuan yang dilaksanakan pada 31 Januari 2018 di Ruang Meeting Kantor Bupati kabupaten Lahat dan dihadiri oleh perwakilan Bupati-Asisten 1 Kabupaten Lahat, Kepala Bappeda dan staf, Kepala Dinas Kesehatan dan staf, Kepala Dalduk-KB  dan staf, UNFPA, Bappenas, serta PKMK UGM. Pertemuan ini diawali dengan pembukaan oleh Dr.dr.Dwi Handono S.,M.Kes dan Asisten 1 Bupati Kabupaten Lahat. Tujuan  pertemuan ini untuk membangun komitmen dan kerjasama pihak-pihak terkait melalui Bridging Leadership oleh perwakilan UNFPA.Pemaparan materi dan diskusi menghasilkan beberapa poin penting, yaitu :

  1. Beberapa tahapan kegiatan yang akan dilakukan di kabupaten yaitu capacity building, coaching, coordination and consultation, working session and monitoring-evaluation.
  2. Bridging Leadership dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu ownership, co-ownership dan co-creation.
  3. Perlu adanya data dan indikator yang jelas.
  4. Perlu adanya kerjasama dan koordinasi antara Dinas Kesehatan dan Dalduk-KB terkait data, sehingga data ini dapat digunakan sebagai sumber data yang valid dan dasar dalam perencanaan program di masing-masing Instansi.
  5. Pembentukan Tim Teknis gabungan dari Dinas Kesehatan, Dalduk-KB, RSUD dan Bappeda sebagai koordinatornya.

Pertemuan ini berjalan baik dan mendapatkan tanggapan dan dukungan positif dari pemerintah kabupaten Lahat serta Instansi terkait.

Reportase oleh Aprilia Grace A Maay,MPH.,Apt

Leave a comment

Header

Logo MPK