скачать gta san andreas торрент

Reportase Workshop

Analisis Situasi Dan Pemrograman Integrasi

Kesehatan Ibu – KB Berbasis Hak

Kab. Lahat, 1 Februari 2018

 

Sebagai bagian dari proses kegiatan modelling perencanaan dan penganggaran program Kesehatan Ibu dan KB yang berbasis hak terintegrasi, maka pada 1 Februari 2018 dilaksanakan pertemuan lanjutan di Ruang Bappeda kabupaten Lahat. Pertemuan ini dihadiri oleh tim teknis kegiatan yaitu Kabid dan staf dinas kesehatan, kepala bidang dan staf Dalduk-KB, kepala bidang dan staf Bappeda. Tujuan pertemuan ini adalah memperkenalkan konsep dasar pada tim teknis dan melakukan analisis situasi masalah sebagai dasar dalam prioritas masalah dan perencanaan program.

 kick-off-lahat

Foto 1.  Pemaparan materi oleh Dr.dr.Dwi Handono.,M.Kes

Pertemuan diawali dengan pemaparan materi oleh Dr.dr.Dwi handono.,M.Kes dan dilanjutkan dengan sesi diskusi yang lebih ditekankan pada care pathways kesehatan ibu dan KB, dimana ini merupakan poin penting dalam proses integrasi program dan perencanaan kesehatan Ibu-KB berbasis hak. Standar Operation Procedure merupakan salah satu produkyang diharapkan dapat dilaksanakan baik ditingkat kabupaten hingga kecamatan. Sesi diskusi berlangsung kurang lebih satu jam  dan terdapat beberapa poin penting yang menjadi perhatian yaitu:

  1. Adanya kerjasama dan komitmen bersama antar stakeholder untuk meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan KB. Komitmen ini dapat dibentuk melalui Bridging Leadership untuk membangun komitmen dari tingkat atasan hingga staf.
  2. Adanya kesamaan data tentang kesehatan ibu dan KB di Dinas Kesehatan dan Dinas Dalduk-KB. Perlu dilakukan sinkronisasi data sehingga dihasilkan data yang valid dan selaras di masing-masing OPD.
  3. Integrasi mencakup dua hal yaitu, integrasi pelayanan di dalam gedung dan integrasi program berbasis masalah/wilayah (SPASIAL).
  4. Adanya SOP yang mencakup program-program terintegrasi dan dapat diimplementasikan. Program-program yang beririsan dari masing-masing OPD kemudian diintegrasikan dan dibuat dalam bentuk SOP sehingga dapat menjadi acuan dalam pelaksanaan.
  5. Care Pathways kesehatan Ibu-KB mencakup penjaringan calon akseptor hingga pelepasan alat kontrasepsi. Dalam pelaksanaannya, perlu diperhatikan beberapa aspek terkait ketersediaan SDM, ketersediaan sarana dan prasarana, Ketersediaan pembiayaan, partisipasi akseptor serta stakeholder terkait, dan lain-lain.
  6. Adanya indikator yang tepat untuk mengukur keberhasilan program.

Reporter oleh : Aprilia Grace A Maay,MPH.,Apt

 

Leave a comment

Header

Logo MPK