скачать gta san andreas торрент

Pengantar 


Strategi Meningkatkan Akuntabilitas

Sistem Kesehatan

vaksin-palsuKasus vaksin palsu tak pelak menggerogoti tingkat kepercayaan publik terhadap akuntabilitas sistem kesehatan di Indonesia. Meskipun tindakan cepat telah dilakukan untuk mengatasi masalah ini termasuk melakukan imunisasi ulang, tetapi tingkat kepercayaan publik tampak belum pulih sepenuhnya. Apalagi masih banyak pihak yang saling menyalahkan bahkan meminta Menteri Kesehatan untuk mundur.

Dalam konteks demikian, paper dari Brinkerhoff yang terbit 13 tahun lalu (2003) menjadi penting dan relevan kembali. Ketika kinerja sistem kesehatan khususnya akuntabilitasnya merosot, perlu segera diambil tindakan cepat dan tegas. Namun, tindakan tersebut harus memiliki konsep dan kerangka analitikal yang jelas sehingga bisa menghasilkan strategi yang tepat.

icon-reportase

Paper ini bisa menjadi acuan penting untuk itu. Selengkapnya dapat disimak di: di sini.


Intervensi untuk Menurunkan Kasus Hipertensi: Belajar dari Kenya

hipertensi1Penyakit kardiovaskuler sudah menjadi penyebab kematian utama di Indonesia dan menjadi beban besar bagi Jaminan Kesehatan Nasional. Untuk mengatasi hal tersebut, dalam draft Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kesehatan yang baru, skrining dan pelayanan untuk hipertensi menjadi salah satu indikatornya. Artinya, kegiatan skrining dan pelayanan hipertensi tersebut akan menjadi kegiatan yang wajib dilakukan terutama di puskesmas.

Dalam hal ini, belum jelas bagaimana strategi yang akan diterapkan puskesmas. Jika mengacu pada Oji Oti et al (2016), di Kenya pernah dilakukan eksperimen implementasi kegiatan tersebut selama 18 bulan dengan melibatkan kader kesehatan. Ada 4 intervensi yang dilakukan yaitu (1) meningkatkan kesadaran akan bahaya hipertensi; (2) meningkatkan akses untuk skrining; (3) memfasilitasi akses untuk pengobatan; dan (4) meningkatkan retensi pelayanan dalam jangka panjang. Para kader diberi insentif sesuai kinerjanya baik berupa voucher maupun uang. Hasilnya cukup memuaskan, tetapi relatif mahal (total biaya intervensi per pasien= US $3205). Eksperimen ini dibiayai oleh the Academic Medical Center Foundation, Amsterdam, the Netherlands.

Terlepas dari besarnya biaya yang harus dikeluarkan, sebetulnya kita bisa belajar dari berbagai strategi intervensi yang dilakukan dalam eksperimen itu.

icon-reportase

Selengkapnya klik di sini.


Kemitraan Pemerintah dan Swasta dalam Penguatan Sistem Kesehatan

KemitraanPemerintahdanSwastadalamPenguatanSistemKesehatanKemitraan Pemerintah dan Swasta atau Public-Private Partnership (PPP) makin diterima sebagai alternatif kebijakan untuk memperkuat sistem kesehatan termasuk di Indonesia. Publikasi hasil workshop ini menunjukkan keberhasilan dan pembelajaran dari implementasi PPP tersebut di berbagai negara. Untuk konteks Indonesia, pengalaman dalam Program Sister Hospital NTT misalnya bisa menjadi pembanding. Program tersebut menunjukkan bagaimana PPP diimplementasikan dengan baik oleh RSUD Ende di NTT dengan RS Panti Rapih (milik swasta) di Yogyakarta.

Untuk tahun 2017, Bappenas khususnya Subdit Kesehatan dan Gizi Masyarakat telah mengisyaratkan untuk mengimplementasikan kebijakan PPP tersebut terutama di daerah-daerah yang kapasitas dinas kesehatannya terbatas misalnya daerah pemekaran atau daerah tertinggal. Hal ini untuk menjamin agar anggaran kesehatan dari pusat (APBN) dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin oleh daerah.

icon-reportase

Selengkapnya klik di sini.